Kamis, 16 Juni 2011

Siap Gowes ( posted Cabic )

Kelengkapan Bersepeda (penting dibawa)

Bersepeda dengan trip panjang  memerlukan banyak persiapan yang harus diperhatikan, baik fisik pada diri kita maupun sepeda. Jadi berdasarkan pengalaman pribadi, untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan bersepeda ada beberapa item yang perlu dipersiapkan.

* Helm (Helmet).
Perangkat yang wajib untuk melindungi aset di tubuh kita yang paling berharga. Berat dan bentuk helm satu sama lainnya bisa beragam. pilih yang cocok untuk anda.


* Sarung Tangan (Glove).
Berbagai tipe sarung tangan digunakan untuk melindungi tangan dan agar tangan tidak cepat lelah. Sarung tangan ini ada yang memiliki bantalan busa, kulit sampai ke gel.

* Rescue tools (allen key plus set).
Perangkat ini harus selalu kita bawa saat bersepeda, berguna untuk menyelesaikan masalah pada sepeda kita. Biasanya berupa gabungan kunci ‘L’ (allen key) dan kunci lainnya. Kebanyakan baut pada sepeda gunung hanya bisa dikerjakan dengan kunci ‘L’.

* Pengungkit ban (tire lever).
Berguna untuk membuka ban luar bila ban kita kempis.

* Ban dalam (inner tubes).
Walaupun atau mungkin membawa alat tambal ban. Lebih baik membawa ban cadangan sendiri. lebih cepat dan ringkas. Perhatikan ukurannya, pastikan sesuai dengan ukuran ban luar.

* Pompa (pump).
Perlengkapan wajib bila harus memompa ban di tempat yang jauh dari penduduk (jauh dari peradaban

*  Pemutus rantai (chain tool).
Berguna untuk memutuskan dan menyambung rantai sepeda. Sangat mungkin dalam sustu perjalanan bersepeda, rantai tiba-tiba terputus.

 * First Aid Kit.
Aktifitas bersepeda, apalagi di pegunungan atau di perbukitan biasanya diwarnai dengan kejadian jatuh dari sepeda atau jenis kecelakaan lainnya. Yang wajib dibawa adalah perban, perekat,gunting, obat merah dan alkohol.

 * Hydra Pack atau botol minum.
Air adalah sesuatu yang wajib dibawa sewaktu bersepeda. Entah menggunakan botol atau hydra pack. Hydra pack adalah tempat air yang satu paket dengan tasnya, memiliki selang yang menjulur melewati punggung, tujuannya agar mulut kita dapat mengkonsumsi air dari selang.

 *  RD (rear derailleur).
Kerusakan RD kadang terjadi bila bersepeda offroad. Karena slip rantai atau terjatuh akan memungkinkan RD  rusak atau patah

 * Handphone.
Perangkat ini harus selalu di bawa, agar dapat menghubungi teman atau keluarga terdekat bila terjadi sesuatu. misalnya tertinggal rombongan atau nyasar di hutan

 Penahan lumpur (mud fender).
Penahan lumpur untuk roda depan yang dipasang di bagian bawah frame bukanlah untuk gaya-gayaan. Perangkat ini berguna untuk melindungi mata dari cipratan lumpur dan kerikil. Sangat berguna bagi yang menggunakan kaca mata minus yang biasanya tidak memiliki kacamata khusus.

 * Kacamata Sport.
Sangat disaranan untuk menggunakan kacamata sport untuk melindungi bagian penglihatan dari berbagai ancaman. misalnya jatuh di bagian muka, kerikil, lumpur dan lain sebagainya.
 * Lampu ( bike light )
Jangan lupa untuk membawa lampu. Terkadang kita kemalaman dijalan.Pergunakan lampu depan/belakang untuk mengimformasikan keberadaan kita dijalan.
* Jas Hujan
Siapkan jas khusus untuk bersepeda. Jas hujan ini sangat penting mengingat bersepeda disaat turun hujan membutuhkan kondisi tertentu, sehingga jas hujan yang khusus untuk bersepeda sangat menunjang keamanan dan kenyamanan bersepeda.

Rabu, 09 Februari 2011

Touring Jakarta - Jogyakarta 3/4/5 Februari 2011.


3 Februari 2011 kami berangkat dengan titik start keberangkatan dari ujung kali malang Jakarta Timur. Pelepasan team dilakukan oleh ketua MTC Bapak Edy Suryono.









 Photo by Hamzah
 Sesama peserta jangan saling mendahului. Tetap pada jalur berurutan untuk menghidari terserempet kendaraan lain. photo by Hamzah.
 Istirahat. photo by Hamzah.
 Wah sedikit agak galak nih. Maaf yang punya camera mau photo.

 Photo berikut merupakan hasil pemotretan Aris Setiawan.




Dari rencana semula kami delapan orang ternyata peserta bertambah menjadi 17 orang. Dalam perjalanan 4 orang peserta sesampai di kota Cirebon kembali ke Jakarta, 13 orang terus melanjutkan perjalanan gowesnya ke Jogyakarta.










Selasa, 18 Januari 2011

Track Rindu Alam - Gadog

  Sabtu pagi, kami berkumpul di Cililitan yang selanjutnya gowes bersama menuju Gadog via jalan Raya Bogor - Cibinong - Bogor Tajur - Katu Lampa - Gadog dan kemudian kami beristirahat. Pagi selanjutnya kami gowes dari Rindu Alam - Gunung Mas - Cisarua, melalui ngehe Perkebunan teh menuju Gadog - Katu Lampa - Bogor.
Kerusakan pada RD dan putus rantai sering terjadi, maka tracker rantai cadangan RD perlu juga dibawa.

Bersenda gurau di sore hari perlu juga untuk mnghilangkan kejenuhan.
di Gadog kami berphoto bersama. bergaya dikit.